Kehadapan kamu yg sangat aku rindui dikala ini..
maafkan aku kerna tak bisa menahan rasa hati ini.. hingga aku bisa mengarang warkah yang tidak beralamat ini.. walau aku tahu, kau tak akan pernah akan membacanya... namun akan tetap jua aku karangkan buatmu.. biar hanya aku dan Tuhan yang tahu tentang warkah sepi ini..
Wahai kamu si pencuri hatiku..
mungkin dikala ini kamu tidak pernah sedar akan kehadiranku disisimu.. aku umpama hama yang berterbangan diudaramu.. tidak mengapa duhai si pencuri hatiku.. aku tidak pernah menyalahkan kamu.. kerna aku tahu.. kamu masih terluka dengan cintamu dulu.. aku tak bisa merubah cintanya yang ada didalam hatimu.. kerna aku tahu dia cinta mati kamu..
wahai kamu yang setia..
ingin sekali aku menjadi insan yang dicintai olehmu..sebagaimana kamu mencintai dia cinta matimu.. tapi aku tahu.. sukar bagimu menerima wanita sepertiku.. aku tak punya kecantikkan seperti cinta matimu.. aku tidak semenawan dia cinta matimu.. aku juga tidak seayu dia cinta matimu.. semua yang ada padanya tidak ada padaku.. dan aku tahu itu....
wahai kamu yang aku cintai saat ini..
maafkan aku.. kerna aku jatuh cinta padamu.. maafkan aku juga kerna membiarkan rindu ini menjalar dalam hati.. maafkan aku juga kerna menagih kasih darimu.. sungguh maafkan diriku.. aku tak bisa menahan rasa ini.. tidak tertanggung beban ini diatas sekeping hatiku ini.. sakit rasanya.. hingga bisa membuatkan aku menangis sendiri ... tidak ada seorang pun yang mengetahui perasaanku ini padamu... hanya TUHAN yang sering mendengar keluh kesah hati kecilku ini.. hanya DIA yang tahu apa yang tersimpan dilubuk kalbuku ini..
Wahai kamu yang aku impikan...
bukan hartamu yang ku cari.. bukan juga ketampananmu yang aku dambakan.. malah kesempurnaanmu juga tidakku harapkan..hanya kamu yang seadanya yang aku impikan.. aku mencintai kamu apa adanya kamu.. tiada sebab yang khusus bagiku untuk mencintai kamu.. kerna aku mencintai segalanya yang ada pada kamu saat ini.. mungkin kamu akan mengatakan aku wanita gila.. atau apa sekalipun.. namun tidak pernah aku peduli.. kerna yang aku tahu aku sangat mencintai kamu disaat ini.. hanya TUHAN yang sering mendengar ayat-ayat cintaku padamu..
Wahai kamu yang sedang terluka..
izinkan aku menjadi penawar hatimu.. walau aku tahu aku tak bisa menjadi dia cinta matimu... walau aku juga tahu akau bukan yang pertama dalam hatimu...tapi izinkan aku untuk menjadi diriku seadanya..dan izinkan juga aku menjadi yang terakhir dalam hatimu..aku tak bisa mencintaimu sebagaimana dia mencintaimu.. tapi aku akan mencintaimu dengan caraku.. kerna aku bukan dia.. dan aku tak bisa menjadi dia...
Wahai kamu yang sering aku tangisi...
ingin sekali aku meluahkan hasrat hati ini kepadamu.. tapi aku takut.. aku takut aku akan kecewa.. untuk itu.. biarkan aku diam.. biarkan aku undur diri...biarkan aku menyepi...membawa segalan rasa cinta & rindu ini.. aku rela menanggung rasa ini walau pedih.. asalkan kamu bahagia.. walau dengan kenangan cinta matimu.. aku akan mendoakan kamu.. aku akan redha & pasrah dengan ketentuan takdirNya.. dia yang mengatur salam perkenalan antara aku dan kamu.. dan DIA juga yang berhak memutuskannya.. aku pergi bukan bermakna aku tidak mencintai kamu lagi.. aku pergi juga bukan bermakna aku sudah membuang kamu jauh dalam hatiku..tapi aku pergi kerna aku terlalu cintakan kamu... aku pergi kerna aku tidak mahu hatiku ini terus menyebut namamu..hingga membuatkan aku lemah dan kalah dengan cinta manusia... aku hanya mampu berserah...
Wahai kamu yang sedang isthikarah...
aku selalu mengharapkan kamu menemuiku dalam isthikarahmu.. kerna ingin sekali aku menjadi wanita itu.. wanita yang dicipta dari tulang rusukmu.. wanita yang dicipta untuk berdamping denganmu sepanjang hayat melayari bahtera pernikahan menuju redha ILLAHI.. menjadi ibu kepada zuriatmu.. dan hidup bahagia dengan kamu dan juga malaikat kecil kita hingga akhir hayatku.. namun jika bukan aku yang kau temui dalam isthikarahmu.. aku redha.. mungkin ada wanita lain yang lebih baik buatmu.. yang akan mengantikan dia cinta matimu itu.. dan aku akan mendoakan kebahagiaanmu.. kerna sering kau katakan kau ingin mencari kebahagiaanmu sendiri....
Wahai kamu yang jauh dimata...
di pengakhiran warkah tidak beralamat ini.. aku memohon maaf sekali lagi.. kerna aku mencintai kamu dalam diam.. dan juga kerna aku merindui kamu.. kerna sungguh tidak dapat aku halang hati & perasaanku ini.. wahai kamu.. jika kamu masih mengharapkan dia cinta matimu itu.. berusahalah memenangi hatinya.. mintalah pada ALLAH jika dia masih milikmu..& ditakdirkan untukmu.. moga dia akan kembali kepangkuanmu sekali lagi.. dan aku akan gembira untukmu.. jangan dihirau air mata yang mengalir dipipiku ini.. kerna ia air mata cinta untuk kamu yang sedang bahagia.. dan aku senang mengalirkannya untuk kamu.. percayalah.. walau aku pedih tapi aku bahagia untuk kamu..
buat kamu... jika takdir cinta ini tidak menyebelahiku.. aku tetap akan mencintaimu.. tanpa pernah berhenti.. izinkannya... beban rahsia cintaku ini kian membakar diri ini... kerna itu aku mengarang warkah ini.. mungkin akan datang ini aku tidak akan muncul dalam hidupmu.. bukan kerna aku sudah menbencimu.. tapi kerna aku ingin belajar sesuatu dari sepi & cintaku ini..
jagalah diri kamu.. dekatkan dirimu dengan ALLAH kerna DIA yang MAHA MENGETAHUI rahsia cintamu.. aku tetap akan menunggumu..
QASEH AFIDAH